Describe Ingredients - Cheese
Keju Cheddar
adalah jenis keju yang paling umum dijumpai di berbagai belahan dunia dan paling banyak dikonsumsi. Keju Cheddar terbuat dari susu sapi yang sudah dipasteurisasi. Keju Cheddar memiliki tekstur yang cenderung keras, berwarna putih pucat, memiliki rasa yang tajam dan gurih. Keju Cheddar berasal dari Inggris, tepatnya di sebuah desa bernama Cheddar di Somerset. Salah satu cara pengolahan keju cheddar yang paling umum adalah dengan cara diparut dan dijadikan topping atau filling dari makanan maupun minuman seperti roti dan susu. Cara menghidangkan keju cheddar adalah dengan dipanggang pada suhu tertentu agar menjadi renyah. Keju Cheddar juga dapat dijadikan taburan makanan untuk penyedap rasa.
Mozzarella
adalah keju Italia yang dibuat dengan cara diputar dan dipotong, karena dalam bahasa Italia, mozzare berarti memotong. Keju ini dibuat dari susu sapi ataupun susu kerbau. Mozzarella di bufala dibuat dari susu kerbau, sementara mozzarella fior di latte dibuat dari susu sapi yang di pasteurisasi. Mozzarella segar umumnya berwarna putih, namun dapat berwarna kuning terang tergantung makanan sapi/kerbau yang diambil susunya. Tekstur keju ini lembut dan berkadar air tinggi. Pada umumnya, keju yang dibuat pada hari itu, dimakan pada hari itu juga. Walaupun demikian, keju ini dapat bertahan hingga satu minggu bila direndam di air garam Mozzarella dengan kadar air yang rendah dapat disimpan di lemari es hingga satu bulan, dan dapat bertahan lebih lama bila dijual dalam kemasan hampa udara. Mozzarella berkadar air rendah yang sudah diparut dapat disimpan hingga 6 bulan. Keju ini digunakan pada pizza, lasagna, atau dimakan dengan irisan tomat dan basil pada hidangan insalata caprese.
Keju parmesan
biasa digunakan dalam masakan Italia, seperti pasta atau pizza. Keju parmesan umumnya berbentuk padat dan berwarna kuning. Jika diraba atau dipegang, tekstur keju parmesan seperti berpasir. Keju permesan adalah keju khas Italia yang terbuat dari susu sapi. Dari segi rasa, keju parmesan agak asin dan memiliki aroma yang cukup menyegat. Menurut US Code of Federal Regulations suatu keju dapat dikatakan sebagai parmesan jika terbuat dari susu sapi dan teksturnya berpasir. Selain itu, bagian permukaannya keras dan rapuh serta umurnya sekitar 10 bulan, Proses pembuatan keju parmesan sudah dilakukan sejak abad pertengahan. Kala itu, resep keju parmesan dibuat menggunakan susu sapi murni, garam, dan sisa-sisa keju kering. Guna mendapatkan kualitas keju parmesan yang bagus, dibutuhkan sekitar 31 galon susu sapi untuk membuat satu bongkah keju. Keju parmesan dibuat melalui proses yang disebut koagulasi rennet. Rennet sendiri adalah sekelompok enzim hewan yang digunakan untuk memulai proses pemadatan. Pada resep keju parmesan klasik, rennet hewan yang sering digunakan adalah rennet anak sapi.
Komentar
Posting Komentar